Karakter adalah merupakan hasil dari cara berpikir dan berperilaku. Karakter dimulai dari pola pikir yang kemudian diwujudkan dalam tindakan, yang bila dilakukan secara terus-menerus akan menjadi suatu kebiasaan. Karakter yang baik dan kuat tidak timbul dengan sendirinya. Untuk dapat mempertahankan dan mengembangkan karakter, yang harus dilakukan adalah membentuk pola pikir, tingkah laku, dan kebiasaan pribadi.

Berikut ini tujuh kebiasaan yang berperan dalam membentuk karakter baik dan kuat dalam diri untuk mencapai kesuksesan dunia maupun akhirat. Untuk lebih memudahkan dianalogikan dalam gambaran suatu pohon.

 a.      Beribadah Dengan Benar

Barang siapa yang menginginkan kesuksesan hakiki maka harus memperbaiki ibadahnya.  Karena ibadah sarana untuk mendekat kepada Tuhan kita, dzat yang Maha Mengatur, Maha Mengetahui, Maha Menguasai alam semesta termasuk nasib dan rezeki kita dalam genggamannya.

“Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.”(QS Al-Baqarah [2]:153)

b.     Berakhlak Mulia

Jika akar kuat maka batang akan subur dan sehat.  Hasil dari ibadah yang benar dan istiqomah adalah akhlak yang mulia.  Ciri orang yang sukses dunia dan akhirat adalahyang  memilki pribadi yang menawan, lemah lembut dan penyayang, rendah hati juga senang membantu. Pribadi yang mulia akan mencuri hati sehingga orang senang bergaul dan bekerja sama sebaliknya pribadi tidak terpuji seperti kasar, sombong, pemarah akan menyebabkan orang enggan berinteraksi dengan kita.

“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” (QS Al-Ahzab [33]:21)

c.      Belajar Dan Berlatih Tiada Henti

Pohon akan subur dan sehat jika dipupuk dan disiram dengan baik, demikian pula  kesuksesan akan tercapai jika mencintai ilmu dengan terus Belajar dan Berlatih tiada henti. Kesuksesan hanya milik orang-orang yang mencintai ilmu dan senantiasa berlatih meningkatkan kemampuan diri. 

“….Niscaya Allah akan meninggikan beberapa derajat orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat….” (QS Al Mujadalah [58]: 11)

d.     Bekerja Keras Dengan Cerdas

Dalam komponen pohon, daun adalah pabrik penghasil energi yang menghasilkan karbohidrat dan buah-buahan. Dengan efektif daun mengubah gas karbon monoksida dan air dari tanah dibantu sinar matahari menghasilkan sesuatu yang berharga melalui proses fotosintesa. Seseorang akan menghasilkan kesuksesan jika bekerja dengan efektif. Bekerja efektif cirinya adalah Bekerja keras dengan cerdas.

“Sebaik-baik pekerjaan ialah usahanya seseorang pekerja apabila ia berbuat sebaik-baiknya (profesional).” (HR. Ahmad)

e.      Bersahaja Dalam Hidup

Sesorang yang sukses memilki pola hidup yang bersahaja. Seperti pohon yang terawat selalu dibersihkan ranting-rantingnya yang tidak perlu. Artinya jika kita ingin sukses memilki pola hidup yang bersahaja. Tidak pernah membeli sesuatu kecuali yang diperlukan.  Bersahaja bukan berarti segalanya sederhana, bersahaja artinya sesuai dengan keperluan dan sesuai dengan kemampuan.

“Orang cerdik adalah seseorang yang menundukkan dirinya dan beramal untuk (mempersiapkan kehidupan) setelah kematian. Sedangkan orang lemah adalah seseorang yang memperturutkan hawa nafsunya, kemudian berangan-angan (mendapat rahmat) Allah.” (HR Tirmidzi dan Ibnu Majah)

f.       Bantu Sesama

Pohon yang akarnya kuat batangnya bagus, dipupuk teratur, ranting dan daunnya subur maka akan berbuah, dan buahnya bukan hanya bermanfaat  untuk dirinya saja tapi juga untuk orang lain.  Seseorang yang sukses sejati yaitu orang yang bermanfaat bagi orang lain, bukan hanya untuk memuaskan dirinya sendiri. Maka jika sudah berbuah dari hasil kerja maka mulailah sukseskan keluarga, saudara tetangga dan siapapun yang membutuhkan.

“Sebaik-baik manusia di antaramu adalah yang paling banyak manfaatnya bagi orang lain ” (HR. Bukhari)

g.     Bersihkan Hati Selalu

Pohon yang sudah berbuah akan layu dan roboh jika diserang penyakit. Demikian kesuksesan, harus dirawat dengan membersihkan penyakit yang berpotensi untuk merusaknya yaitu penyakit hati.  Jagalah hati dari kesombongan, dari riya, pamer dari cinta dunia, dari dengki  dan kikir. Inysa Alloh jika mampu menjaga hati, kesuksesan tidak hanya di dunia tetapi juga sukses di Akhirat kelak.

“maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya, sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu, dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya.” (QS Asy-Syams [91]:8-10)

0Shares